Bencana Ada Hubungannya Dengan Kerusakan Moral


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tiffatul Sembiring menyatakan bencana fisik yang terjadi bertubi-tubi melanda Indonesia mempunyai hubungan dengan kerusakan moral. Pernyataan itu merupakan bagian dari isi khutbah Menkominfo yang disampaikannya, saat menjadi khatib pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1430 Hijriah, di depan seribuan lebih kaum muslim, di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (27/11).

Mantan Presiden PKS itu menyebutkan, bencana alam terjadi di Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Sumatra Barat menyebabkan banyak warga harus tidur di tenda-tenda pengungsian. Bencana gempa menguncang tanah yang mengakibatkan puluhan ribu rumah dan masjid yang tak bisa lagi difungsikan di Tanah Minang. Menkominfo mengatakan, kemaksiatan kian menjadi-jadi di negeri ini sehingga terjadi kerusakan moral, membuktikan manusia sudah inkar akan perintah Allah SWT.

Selain itu, manusia sekarang hanya takut kepada manusia lainnya, ketimbang kepada Sang Pencipta langit dan bumi jagat raya ini. Menkominfo menyebutkan, data yang baru-baru ini terungkap sebanyak 500 jenis VCD porno yang dibuat warga Indonesia sendiri. Ratusan jenis VCD porno itu, telah beredar dan diperjual-belikan, tapi amat memilukan bintangnya adalah pejalar SLTP dan SLTA negeri ini. Bagaimana tanggung jawab kita dalam memelihara moral anak-anak, sanggupkan di akhirat nanti menjawab pertanyaan Allah SWT.

Fakta lainnya, ungkap Menkominfo, bahwa Indonesia merupakan negara rangking pertama terkorup di Asia, dan nomor tiga di dunia. Padahal, Allah sudah tegas-tegasnya dalam Al-Quran menyatakan, bahwa setiap daging yang tumbuh dari sumber atau makanan yang haram adalah neraka tempatnya. Namun, kenapa orang masih tidak takut memakan sesuatu bersumber dari yang haram atau melakukan tindakan yang merusak moral. Bahkan, masih ada yang berani melakukan jual-beli perkara onkum di Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri, dan Makelar Kasus (Markus) pada lembaga penegak hukum.

Tapi, di akhirat nanti mereka tidak akan berdaya karena mulut akan dikunci, hanya kaki dan tangan yang menjadi saksi atas apa-apa yang telah dilakukan selama di dunia. Selanjutnya, bukti kerusakan moral yang terjadi, dimana perzinaan di video kan juga, karena ingin show pula, kata Menkominfo sembari mengucapkan. “lindunganlah kami ya Allah”. Tifatul juga mencotohkan, seorang ibu membunuh anak sendiri di Bandung, seorang anak di Sumatera Utara membunuh anggota keluarganya, mulai dari ibu, bapak dan adiknya karena tidak beri uang jajan.

Begitu juga, fitnah merajalela, tindakan menghalalkan segara cara, bahwa yang benar bisa salah dan salah bisa benar. “Tayangan-tayangan di televisi yang merusak moral marak di negeri kita, akibatnya bencana datang bertubi-tubi,” katanya Menkominfo mengajak mari kita berdoa minta perlindungan kepada Allah dari segala macam musibah. “Jauhkan negeri ini dari bencana dan jadikan negeri damai dan tentram,” tambahnya. Pelaksanaan shalat Id di halaman Kantor Gubernur Sumbar, berindak sebagai iman dan khatib Menkominfo, tanpak Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, serta pejabat dan di lingkungan Pemda Sumbar.

TV1Launcher


One thought on “Bencana Ada Hubungannya Dengan Kerusakan Moral

  1. Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,
    Tanpa terasa, untuk sekali lagi, Idul Adha telah berlalu dari hadapan kita.
    Idul Adha…
    Simbol pengorbanan ikhlas dari seseorang untuk sesuatu yang dicintainya.
    Gema perjuangan baru setelah menjalani kita simulasi perjuangan di bulan Ramadhan.
    Sebuah momentum awal, untuk kesekian kalinya, guna mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

    Sekarang, mari kita renungkan sejenak,
    Sudahkah kita mengorbankan ego diri kita untuk memperbaiki keadaan umat?
    Sudahkah kita mengorbankan kepentingan dunia kita untuk memenuhi kebutuhan akhirat?
    Sudahkah kita mengorbankan kehidupan maksiat kita untuk kembali memperjuangkan syariat?
    Sudahkah kita mengorbankan sebagian rizqi yang telah diberikan kepada kita untuk bersyukur atas segala nikmat?

    Ingat saudaraku,
    maut dapat menjemput kita dimanapun dan kapanpun,
    seperti kita lihat telah dialami oleh hewan-hewan ternak ketika Idul Adha.
    Untuk itu, apabila kita belum mewujudkan rasa syukur kita,
    MARI KITA “BERKURBAN” SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA SEKARANG JUGA!

    Ketahuilah saudaraku,
    The man who seeks the world
    will get nothing except fading shadows.
    But…
    The man who walks the path of heaven
    will rule over everything.
    yang intinya, gunakanlah duniamu untuk akhiratmu!

    Selamat hari raya Idul adha.
    Semoga Allah memberikan keikhlasan dan kekuatan kepada kita untuk berkurban.
    Dan semoga setiap pengorbanan yang kita lakukan dibalas dengan sebaik-baiknya.

    Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan.
    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, jazakallah.

    Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    http://eramuslim.com/nasihat-ulama/ustadz-fathuddin-ja-far-meneladani-konsep-pembangunan-nabi-ibrahim.htm
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/24/tunduk-dan-berkorban-demi-tegaknya-syariah-dan-khilafah/
    http://muslim.or.id/

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s