Memakai Kartu Kredit Tanpa Rugi


Kepraktisan dan kemudahan menjadi alasan utama sebagian orang menggunakan lebih dari satu kartu kredit. Kartu kredit tak hanya memudahkan saat berbelanja (karena tak usah membawa uang tunai), tetapi juga bermanfaat saat Anda membayar tagihan hotel ketika sedang ke luar negeri misalnya.

Kartu kredit menjadi bermasalah ketika Anda tak punya kontrol diri dalam menggunakannya. Jadi, sebelum memiliki kartu kredit, penting untuk memahami bagaimana menggunakannya dengan cerdas. Syafriady Hutagalung, perencana keuangan, dalam tulisannya di Financial Consultant Group mendefinisikan kartu kredit sebagai salah satu bentuk rekening pinjaman yang dapat digunakan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang ditentukan.

Pria yang akrab disapa Adhie ini melanjutkan, dalam rekening pinjaman telah ditentukan batas maksimal yang dapat digunakan oleh peminjam. Peminjam dapat menggunakan dana tersebut terus-menerus asalkan tidak mencapai batas maksimal. Setiap kali pelunasan hutang dari pinjaman akan mengurangi balance di rekening. Hal ini berarti dana yang dapat dipakai juga meningkat.

Penting dicatat, pengguna kartu kredit adalah peminjam. Jadi, pastikan Anda memiliki self control yang kuat agar bijak menggunakan pinjaman. Bagaimanapun kartu kredit adalah utang. Adhie menjelaskan, ada beberapa kelemahan dan keuntungan menggunakan kartu kredit:

Keuntungan:

1. Anda tak akan dikenakan bunga jika membayar utang Anda sampai lunas di bawah grace period (sebelum jatuh tempo) dalam waktu 25-30 hari.

2. Menyederhanakan pencatatan karena perusahaan kartu kredit akan mengirimkan laporan ke rekening Anda.

3. Kenyamanan dan dapat digunakan saat tidak memiliki dana tunai untuk keperluan mendadak.

4. Resikonya lebih rendah dibandingkan dengan membawa uang tunai.

5. Dapat digunakan di seluruh dunia karena pihak bank penerbit bekerja sama dengan jaringan keuangan internasional yang diakui di seluruh dunia.

6. Manfaat luas karena saat ini pihak bank penerbit sudah bekerja sama dengan beberapa merchant untuk memberikan diskon khusus dengan kartu kredit.

Kelemahan:

1. Anda cenderung berbelanja lebih banyak dengan kartu kredit sehingga kecenderungan konsumerisme lebih tinggi.

2. Suku bunga tinggi. Anda harus membayar bunga yang tinggi untuk balance yang belum juga terbayarkan.

Trik:

1. Simpan kartu kredit untuk pembayaran dengan sistem cicilan. Jangan terjebak untuk selalu mengandalkan pembayaran melalui kartu kredit kalau Anda hanya bisa membayar pinjaman dengan cicilan.

2. Jangan membeli kebutuhan sehari-hari melalui kartu kredit karena Anda akan kecanduan kemudian terjebak dengan utang konsumtif. Bayarlah tunai untuk kebutuhan dasar harian, dan simpan kartu kredit Anda di rumah.

3. Bayarlah tagihan Anda sebelum jatuh tempo untuk menghindari bunga.

4. Bayarlah tagihan Anda sebesar jumlah belanjaan. Artinya, jangan memanjakan diri dengan menunda pembayaran tagihan. Jika tak sanggup, maka kontrol diri untuk tidak melulu belanja dengan kartu kredit.

Regards


4 thoughts on “Memakai Kartu Kredit Tanpa Rugi

  1. MENYEBALKAN….
    PEMBUKUAN YANG BERANTAKAN…
    SISTEM YANG BODOH….
    Itulah kesan yang saya dapatkan untuk mekanisme pembayaran kartu kredit Carrefour BCA, khususnya setelah saya mengaktifkan kartu tambahan.
    Bagaimana tidak menyebalkan, karena BCA tidak “menghormati” hak dari customer untuk membayar kartu mana yang akan dibayar, dan berapa nilai yang akan dibayarkan. Dengan seenaknya – dengan dalih sudah diatur oleh sistem, yang SEHARUSNYA sistem itu dibuat untuk lebih memudahkan orang menunaikan kewajibannya – BCA membagi-bagi pembayaran kepada kartu utama sekian persen, dan kepada kartu tambahan sekian persen. Dengan demikian, kita jadi tidak tahu lagi berapa sebenarnya tagihan yang dimiliki kartu utama maupun kartu tambahan.
    Misalnya, tagihan utama = 2.500.000. Tagihan tambahan = 1.000.000. Dilakukan pembayaran sebesar 1.000.000 kepada kartu utama.
    Jika mengikuti pola pembukuan yang benar, seharusnya pembayaran kepada kartu utama, akan mengurangi tagihan utama. Sedangkan pembayaran kepada kartu tambahan akan mengurangi tagihan tambahan. Dalam kasus diatas, pembayaran 1.000.000 akan mengurangi tagihan kartu utama, sehingga tagihan kartu utama berubah menjadi 1.500.000. Sedangkan tagihan kartu tambahan, tetap 1.000.000.
    Yang terjadi malah bukan seperti itu. BCA (dengan dalih sistemnya) malah membagi-bagi pembayaran sebagian kepada kartu utama, sebagian kepada kartu tambahan. Lebih parah lagi, diinstruksikan melalui internet banking untuk membayar kartu utama (dengan nomor yang sudah sangat jelas), malah di billing tercatat pembayaran kepada kartu tambahan yang jelas-jelas nomor nya berbeda.
    Beginikah SISTEM BCA yang hebat itu?
    Menurut saya, justru sistem BCA yang “hebat” itu tidak mengerti tentang dasar-dasar accounting. Bahasa rakyatnya, GOBLOK (mungkin begitu juga dengan orang-orang yang ada dibelakangnya). Sekaligus KERAS KEPALA. Karena ternyata, berdasarkan informasi dari customer servicenya, hal itu tidak bisa dicomplain. Tidak bisa dirubah. Itu sudah sistem. Jadi, suka-sukanya sistem. Sistem tidak tahu pembukuan yang rapi.
    Memang benar, bahwa kartu tambahan meng-induk kepada kartu utama. Kartu utama harus bertanggung jawab terhadap kartu tambahan. Tapi dengan cara begini, kita seolah-olah jadi manusia yang diGOBLOK-GOBLOKin oleh BCA melalui sistemnya yang “hebat” itu.
    Berdasarkan ini, saya juga jadi teringat akan salah satu dari SISTEM “HEBAT” yang juga dimiliki oleh BCA. Pada waktu membuat pengajuan kartu kredit BCA Master atau Visa, “sistem hebat” ini memaksakan agar kita juga harus memiliki kartu kredit BCA yang sebenarnya tidak ada gunanya. Cuma mengandalkan logo FLAZZnya saja. Dipakai di luar negeri juga tidak ada gunanya. Tidak laku. Dengan demikian, kartu yang dimiliki customer jadi lebih dari satu DAN annual fee yang harus customer bayar juga bertambah.

    Pengalaman ini saya share kepada rekan-rekan sekalian, agar rekan-rekan hati-hati, jangan sampai terjebak oleh “sistem hebat” dari BCA Card Center, seperti saya.
    Menyebalkan.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s